Kesepian Tidak Selalu Kesedihan
Aku mulai dari mana ya?
Apakah harus ku ceritakan sedih dan bahagia? kecewa dan senang?
Aku tak pintar bercerita bahkan berteman.
Ku minum kopi sendiri, memandang daun-daun di hembus angin
merasakan kedirian ku lebih.
Harus kah ku jelaskan rasa bahagia atau bahkan rasa kecewa untuk melengkapi hidup?
Apakah kusimpan saja semua? Kembali bertanya sendiri
Kemarin kata seseorang, hidup harus bercerita dengan orang lain, agar tidak sepi dan bahagia.
Kopi hitam ini enak, baunya mungkin merebak sampai ke daun yang paling atas,
karena ku lihat daunnya juga mengayun tertawa seolah menikmati, tak terusik oleh burung yang menganggu.
Melihatnya membuat ku bahagia. Itu saja membuat ku merasa mempunyai teman.
Diantara kami sudah saling bercerita.
Ku buka buku di tangan. Buku tentang kejiwaan. Tema-nya bagaimana mencari keseimbangan.
Beberapa hari ini aku lupa membaca.
Hidup begitu sibuk sehingga lalai dalam segala hal.
Halaman pertama sudah menggugah hati, sudah menjawab semua pertanyaan
Kata pengarangnya, "tak perlu memaksakan diri untuk menyenangi orang lain, tak perlu memaksakan diri
untuk berteman, jika itu melelahkan. Tidak ada teman tidak berarti sepi. Kesepian tidak selalu berarti
kesedihan. Keseimbangan adalah berarti melakukan hal-hal untuk diri sendiri dahulu.
-------------------------
Indah Rahim
Bandar Lampung, April 2022
Komentar
Posting Komentar