Hukum Tarik Menarik ala Ibu
Beberapa hari ini saya berusaha sekali kembali membaca buku (usaha mengurangi candu hp). Buku lama di buka kembali, jika selesai membacanya, cari lagi buku-buku menarik yang saya putuskan dulu membelinya dan terus begitu. Agar tidak putus semangat membaca, saya juga hunting buku di toko buku, sambil berharap dapat diskonan . Saya menyukai buku yang memberikan motivasi untuk lebih baik, memberikan semangat dan pencerahan dan bagaimana bisa bermanfaat bagi banyak orang. Banyak sekali tipe buku seperti itu sekarang. Salah satunya adalah "7 Keajaiban Rejeki "Ippho Santosa. Buku ini sudah lama sekali saya beli saat awal belajar sebagai pengusaha UKM.
#Ada satu tema yang ippho katakan, yaitu:
#Ada satu tema yang ippho katakan, yaitu:
DO'A DAN LOA
LOA ( Law of Attraction) adalah hukum tarik menarik. Intinya kurang lebih begini: apa yang anda pikirkan, itulah yang semesta berikan. Boleh juga dibilang pikiran andalah yang menarik segala sesuatu terjadi. Thoughts become things. Tentu saja itu terjadi karena izin Allah Maha Kuasa. Pada hakikatnya doa, impian, dan harapan itu kurang lebih sama. Ianya adalah sesuatu yang ingin anda wujudkan. Terdapat satu ikatan yang menghubungkan anda dengan orang orang di sekitar anda, sehingga mau tidak mau, ikatan ini mempengaruhi terwujud atau tidaknya impian anda, begitu impian orang-orang sekitar anda selaras dengan impian anda, berarti impian anda akan lebih cepat terwujud. Sangat cepat (Maka Do'a akan terkabul)". Itu diatas semua bahasa Ippho, bukan saya...hehehe.. Saya hanya ingin mencoba mengaitkan kisah saya dengan hukum LOA dan DO'A, mana tahu nyambung ☺. Di bawah ini akan saya ceritakan, yuk terus di simak!
IBU DAN SAYA
Saya merasa sangat dekat dengan ibu ( Ibu sih dekat dengan siapa saja, tidak hanya anak-anaknya, cucu-cucu lucu, tetangga, kawan ngaji, satpam sampai tukang sampah, bahkan sambil menunggu pesawat pun bisa ketemu kawan ngobrol). Indikator kedekatan adalah sulitnya move on setelah ibu pergi. Sulit sekali hehehe. Saya betul betul bodo di bab ini. Kenapa bodo? Karena, ibu tentunya bahagia bertemu Allah segera, sedangkan saya? Lebay teranja anja tak berdaya, berharap harap ibu pun mengajak saya hahaha.. (kami kan kompak di dunia harusnya saya dibawa nya juga) Tetapi nyatanya tidak bisa demikian bukan. Ada cerita ibu yang menguatkan kemudian, untuk tetap berjalan.
HUKUM TARIK MENARIK ala IBU
Ibu adalah wanita sahaja yang tidak punya pendidikan tinggi seperti anak anaknya. Sudah pastilah tidak pernah dapat kelas tentang, teori ekonomi mikro makro, teori management pengendalian diri, apalagi psikologi sosial dll itu. Tapi nyatanya saya betul dapat banyak ilmu dari ibu. Jika saya ada kesulitan dlm berbisnis, saya telpon ibu. Jika saya sedang galau, segera hubungi ibu, ada masalah dengan anak sendiri atau bahkan anak didik, saya tanya saran beliau. Saya menelepon ibu dan sebaliknya bisa lebih dari 3 kali sehari ( sudah kalah anjuran obat dokter). Dia punya sekali kemampuan menenangkan segala kegelisahan dan mencairkan kerisauan, ntah dari mana ilmu itu. Nah, kemampuan lain ibu yg paling kuat di long term memory adalah, (sebenarnya banyak sekali kelebihan lainnya bagi saya, tapi akan saya ceritakan di tulisan berikutnya ) Ibu punya sekali energi untuk menghangatkan diri dan sekitarnya. Gampang sekali bersahabat dengan siapa saja, senang sekali mendengar keluhan dan cerita teman. Dia berkawan dengan siapa saja. Ibu positif sekali disitu. Walau lagi sakit pun ibu tetap membuka biro konseling ..kwkwkwkw.. *maaf bu
Satu pagi saya tanya ke beliau tentang kelebihannya itu.. apa trik dan strateginya ..hehehe... Kemudian beliau jawab sederhana, " Dek, jika kita berbuat baik maka kita akan dapat kebaikan. Semua akan mendo'akan kita sebagai balasannya. Dan jika kita mengabaikan maka kita akan terabaikan juga. Sudah begitu hukumnya". Saat saya baca buku Ippho, saya kepinteran menggabungkan teori LOA Ippho dengan teori ala ibu. Sepertinya ada juga benang merahnya ya.. *maksa.com
---------------
Abadi-Medan, Indonesia
Jadi kangen ibu nih.. Ayo, yang ibunya masih ada, buruan pulang, peluk sepuasnya, cium, dengarkan ceritanya.. ibu hanya butuh itu. Jika sudah tiada, do'akan dia agar lapang di kuburnya.
-Saya yang masih belajar Hukum Tarik Menarik ala ibu -
Jadi kangen ibu nih.. Ayo, yang ibunya masih ada, buruan pulang, peluk sepuasnya, cium, dengarkan ceritanya.. ibu hanya butuh itu. Jika sudah tiada, do'akan dia agar lapang di kuburnya.
-Saya yang masih belajar Hukum Tarik Menarik ala ibu -
#YukKembaliMembacaBuku
Buku membuat mu bijaksana
Buku membuat mu bijaksana
Komentar
Posting Komentar